Trik Mengatasi Gerakan Tutup Mulut Pada Anak

Mungkin yang lebih penting lagi, waktu yang tidak terstruktur memberi anak kesempatan untuk menjelajahi dunia dalam dan luar mereka, yang merupakan awal kreativitas. Inilah cara mereka belajar untuk terlibat dengan diri mereka dan dunia, untuk membayangkan dan menciptakan dan menciptakan. Tidak harus olahraga berat, cukup olahraga ringan yang dapat dilakukan di lingkungan rumah. Hal ini membantu menjaga kesehatan secara fisik dan meningkatkan temper secara mental. Laurencia pun mengajak para remaja untuk taat pada aturan pemerintah agar melaksanakan karantina diri dengan tetap belajar on-line hingga waktu yang ditentukan. Lauren meyakini bahwa interaksi sosial dengan teman sangat diperlukan untuk membuat diri sehat secara mental.

Ia adalah salah satu Dosen Prodi PG PAUD Undiksha yang ahli dalam bidang psikologi, Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Rahayu mulai membahas masalah ini secara umum terlebih dahulu bahwa karena pandemi anak justru kekurangan ruang untuk bermain karena pembatasan sosial. Mau bermain di luar terlalu berisiko tertular covid-19, sehingga ruang geraknya menjadi terbatas. Ditambah lagi dengan ditutupnya sekolah, membuat kesempatan bertemu dengan teman sebaya juga jadi berkurang. Sudah lebih dari setengah tahun anak-anak mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah masing-masing. Tidak jarang, guru menemui siswa yang mulai merasa jenuh menjalani rutinitas PJJ.

Cara menghadapi kebosanan anak

Inovasi dilakukan dengan melihat dan mengevaluasi kegiatan sebelumnya. Hal ini dilakukan agar siswa tidak bosan dengan pembelajaran yang akan dilakukan. Kalian pun bisa mengajak anak-anak untuk memainkan sebuah permainan.

Akibatnya, ia akan memikirkan pilihan kegiatan lain yang ia rasa lebih menyenangkan ketimbang mengerjakan tugas rumah tangga. Saat Si Kecil mengeluh bosan, minta ia untuk membantu mengerjakan tugas-tugas rumah tangga yang berat atau tidak menyenangkan. Selain permainan jaring laba-laba, Anda juga bisa mengajak anak untuk membuat lintasan kelereng. Permainan ini bisa dibuat dengan memanfaatkan bahan kardus bekas atau barang-barang yang sudah tidak dipakai lainnya.

Belajar akan optimal jika anak memiliki dorongan untuk belajar. Oleh sebab itu, pembelajaran hendaknya dirancang sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kemauan anak. Lingkungan pembelajaran harus diciptakan sedemikian menarik dan menyenangkan serta demokratis sehingga anak selalu betah dalam lingkungan sekolah baik di dalam maupun di luar ruangan.

Ajak bermain dan melakukan kunjungan ke keluarga, sahabat, atau teman bermainnya. Sebagaimana hidup kita sehari-hari, proses yang terjadi di dalam homeschooling pun mengalami pasang dan surut. Belajar dari anak-anak tadi, semakin kita mencintai apa yang kita kerjakan, pekerjaan itu akan terasa menyenangkan.