Cara Mudah Menghadapi Anak Marah, Tanpa Teriak Tanpa Membentak

Pengendalian emosi si Anak pun tidak stabil dan memiliki kecenderungan meledak-ledak seperti yang dilakukan orangtuanya. Harus Mama sadari kalau suara bentakan Mama saat memarahi si Anak tentu akan membekas hingga dirinya dewasa. Memori buruknya ini akan tertanam hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Saat hari kerja, baik orang dewasa maupun anak cenderung lebih panik dan mudah marah. Sebab banyak tugas yang perlu diselesaikan dalam waktu terbatas. Dalam situasi seperti ini, kehilangan kendali tidak akan membantu. Anak akan takut bertemu dengan orang banyak, takut untuk mencoba dan melakukan hal baru, bahkan anak cenderung mengurung diri dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Untuk itu, pastikan jangan pernah membentak anak di depan umum. Cukup berikan kepadanya penjelasan, atau bisa juga memberinya sepotong permen atau es krim untuk membuatnya tenang lalu jelaskan dengan bijak secara perlahan.

Cara ini akan memberikan pelajaran penting dalam mendidik anak yang keras kepala sehingga ia tidak mengulangi hal yang sama. Cara mendidik anak yang keras kepala bisa dilakukan dengan memberinya sedikit kebebasan. Saat anak berubah menjadi keras kepala dan suka melawan bisa jadi perilaku tersebut diakibatkan karena mereka melihat contoh yang sama. Dalam buku 5 yang Dilarang karya Arfiani dan Rinna Rahmawati, dijelaskan ada 5 dampak buruk dari membentak anak. Kalau sudah begitu, ketika anak membentak, orang tua harus berbicara dengan lembut dan tidak terpancing emosinya.

Orang tua harus berani dan tegas mengambil tindakan jika anak tidak mau lepas dari gawai. Anak yang memiliki kecanduan yang parah dapat dibatasi penggunaan gawai secara bertahap. Misalnya, dari delapan jam menjadi enam jam, dari enam jam menjadi empat jam dan seterusnya. Salah satu cara agar anak tidak kecanduan gawai ialah dengan memberikan batasan waktu penggunaan gawai pada anak. Misalnya, anak dalam sehari dibatasi bermain gawai selama dua jam.

Anak yang suka dibentak atau dimarahi orang tua, memicu ia menjadi sosok pemberontak dan keras kepala. Ada kalanya emosi mendominasi kita sebagai orang tua saat berusaha mengajarkan Si Kecil dalam berbagai hal. Ketika anak tidak nurut dengan orang tua, rasa ingin membentak anak itu ada, hal ini dilakukan agar ia mengikuti apa yang dikehendaki orang tuanya. Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban kita untuk mengajarkan anak kita cara bersikap yang baik dan benar, salah satunya dengan mendisiplinkan anak saat ia berbuat salah. Namun, dalam mendisiplinkan anak kita seringkali terbawa emosi dan akhirnya membentak atau bahkan memukul anak kita.

Berbicara dengan anak tanpa membentak

In conclusion Kedekatan yang terjalin antara anak dan orangtua sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak serta keadaan psikologisnya, tidak perlu khawatir anak menjadi cengeng dan manja. Membentak anak hanya akan menambah rasa stres dan marah, baik pada diri orang tua maupun anak sendiri. Cobalah menarik perhatian anak dengan memanggil nama mereka dan berbicara dengan suara yang tenang. Menjaga suasana hati yang baik tidak mudah saat harus menghadapi anak dengan berbagai macam tingkah lakunya.

Pak Ustadz, saya sangat sedih melihat sikap adik saya itu, apalagi sebentar lagi mau puasa. Saya benar-benar kehabisan akal dan bingung bagaimana cara menasehatinya lagi. Sekarang saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan Allah memberikan hidayah dan membuka pintu hatinya. Saya akui, selama ini adik saya memang jarang sekali belajar tentang Islam.