Anak Malas Makan? Ketahui Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Salah satu penyebab sang anak susah makan adalah makanan yang itu-itu saja setiap harinya. Maka dari itu, untuk mengatasi anak susah makan adalah memberikan variasi makanan yang menggugah selera. Jika semua cara tidak bisa menambah nafsu makan dan memperbaiki pola makan anak, ibu bisa mencoba memberikannya multivitamin penambah nafsu makan anak. Sekarang ini banyak suplemen penambah nafsu makan yang dijual di apotek. Yang harus diperhatikan oleh ibu adalah keamanan produk, bahan pembuatan produk tersebut dan juga tanggal kadaluarsa. Jika diberikan suplemen anak justru merasakan diare dan sakit perut sebaiknya ibu menghentikan pemberian suplemen tersebut.

Beberapa suggestions di atas bisa Bunda coba saat Si Kecil mogok makan. Perlu diingat, saat anak susah makan, pastikan untuk mencari tahu penyebab Si Kecil jadi susah makan untuk menemukan solusinya. Selama pertumbuhan berat badansi Kecil berada dalam batas regular dan sesuai dengan usianya, Ibu tidak perlu khawatir. Namun, choosy eater bisa juga berdampak buruk pada kesehatannya. Tumbuh kembang balita dapat terganggu, meningkatkan risiko depresi, cemas, dan memburuknya hubungan orang tua dan anak.

Bahkan tidak jarang, anak tidak sadar kalau ia sedang makan. Moms juga dapat juga membuat catatan makanan untuk memastikan kecukupan gizi anak agar tetap terpenuhi tiap harinya. Tulislah seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi anak selama seminggu. Meski hal ini sangat membuat khawatir para orang tua, tetapi hal ini merupakan sesuatu yang wajar, kok. Setiap anak pastinya sangat tertarik pada sesuatu yang visual.

Semakin beranjak dewasa, seenggaknya mereka akan mengetahui pekerjaan rumah apa saja yang bisa dilakukan secara mendiri. Mencuci peralatan makan yang menggunung tentu sulit dan tidak direkomendasikan. Tetapi anak-anak bisa membantu Parents untuk meniriskan piring yang telah dicuci atau menyimpannya dalam storage atau rak peralatan makan.

Hal ini bisa ditengarai karena kondisi tubuh si kecil sudah tidak mengalami pertumbuhan yang cepat setelah tahun pertanmanya. Otak si kecil memiliki area pengatur nafsu makan untuk mengarahkannya makan dalam jumlah yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menyimpan cadangan energi. Memasak bersama bisa mendorong anak untuk mencicip makanan baru yang sedang Anda buat. Tentu, ini bisa mengurangi anak menolak makan atau bahkan sampai susah makan.

Mengapa anak-anak susah untuk makan

Jadi, jika kita menaruh terlalu banyak di piring mereka, mereka mungkin tidak akan menyelesaikannya. Menurut studi yang dilakukan Dr. Bernard-Bonnin di Kanada, sekitar 25-4-% anak-anak yang mengalami masalah kesulitan makan hanya berlangsung sementara. Lantas bagaimana cara mengatasi anak yang susah makan nasi? berikut tipsnya seperti yang Fimela rangkum dari berbagai sumber. Meskipun makan menjadi salah satu rutinitas wajib bagi Si Kecil, pastikan untuk membuat momen tersebut terasa menyenangkan. Sebaiknya, Si Kecil tidak dimarahi ataupun dipaksa ketika makan karena ini justru membuatnya kehilangan nafsu makan.